Ketahui 4 Penyakit Penyebab Gatal Berair dan Cara Mengatasinya, Simak Yuk!

Sumbersehat.com – Anda perlu mengetahui penyebab gatal berair agar bisa menghindarinya. Kulit sering terasa gatal disertai dengan benjolan yang berisi air. Bahkan rasa gatal ini terjadi terus menerus dan menimbulkan ruam merah pada kulit. Tangan Anda pasti ingin menggaruk, namun sebaiknya tidak perlu karena akan memperburuk kondisi.

Ada beberapa penyebab munculnya benjolan yang berisi cairan, antara lain infeksi, alergi dan iritasi pada kulit. Bisa juga disebabkan adanya berbagai penyakit kulit oleh adanya bakteri, jamur, dan jenis mikroorganisme lain. Berikut beberapa penyakit kulit yang menimbulkan kulit gatal berair dan cara mengatasinya.

Inilah Penyebab Gatal Berair yang Penting Diketahui

Anda harus menghindari hal-hal yang menyebabkan gatal berair setelah sembuh dengan obat gatal berair paling ampuh. Penyebabnya adalah:

Eksim

Penyakit kulit penyebab gatal berair yang pertama adalah eksim. Eksim bisa muncul pada anak usia lebih dari dua tahun dan dewasa. Penyebab eksim pun beragam, yaitu terpapar sinar matahari, bahan kimia, dan mikroorganime berupa jamur dan bakteri.

Baca juga : 5 Cara Mengatasi Radang Usus Buntu, Tanpa Operasi!

Eksim menimbulkan kulit yang terasa gatal, panas, berwarna merah, tonjolan berisi air, dan kulit kering. Tidak jarang kulit orang yang memiliki eksim menjadi kaku dan dan keras. Jika Anda mengalami salah satu atau lebih gejala tersebut, sebaiknya periksa ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyakit eksim bisa disembuhkan dengan beragam cara. Misalnya mengkonsumsi obat anti histamin sebagai pereda eksim yang disebabkan oleh alergi dan kortikosteroid oles sebagai pereda peradangan. Anda juga bisa mengoleskan pelembab kulit agar kulit tidak semakin kering.

Impetigo

Impetigo juga termasuk penyakit penyebab gatal berair. Biasa muncul pada anak-anak di bagian tangan, kaki, dan wajah. Gejala impetigo yang sering dirasakan seperti kulit berwana kemerahan disertai dengan benjolan yang berisi cairan. Untuk diketahui, penyakit impetigo bisa menular melalui kontak langsung dan perantara seperti handuk dan pakaian.

Oleh karena itu, Anda tidak dianjurkan bertukar pakaian atau handuk dengan orang yang memiliki penyakit impetigo. Apalagi jika Anda memiliki luka terbuka, karena bakteri akan lebih mudah menginfeksi tubuh.

Cara mengatasi impetigo bisa dilakukan dengan mengoleskan krim antibiotik. Sebaiknya, Anda merendam atau mengompres bagian kulit yang terkena impetigo dengan air hangat terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan untuk melunakkan luka atau koreng.

Jika luka akibat impetigo semakin parah, dokter biasanya memberikan resep antibiotik sefalosporin dan clindamycin dalam bentuk tablet. Anda bisa mengkombinasikan obat gatal berair paling ampuh secara alami dengan obat dokter untuk memperoleh hasil maksimal.

Herpes

Infeksi virus herpes pada kulit menimbulkan rasa gatal berair, lepuhan, dan kering. Semakin lama kulit yang terinfeksi virus herpes membentuk koreng. Untuk koreng dan lepuhannya, bisa hilang dengan sendiri tapi memerlukan waktu lama. Namun, Anda tetap harus mengobati herpes agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

Dokter biasanya memberikan obat antivirus famciclovir, acyclovir, dan valacyclovir. Selain itu, Anda juga diberikan obat pereda nyeri akibat herpes dengan paracetamol dan ibuprofen sebagai obat gatal berair paling ampuh.

Sedangkan perawatan penyakit penyebab gatal berair sendiri, Anda dianjurkan untuk mandi dengan air hangat, menggunakan pakain katun dan longgar, dan menjaga luka tetap kering. Anda juga harus menjaga luka tetap bersih dengan mengkompres luka menggunakan air dingin dan panas.

Baca juga : 18 Manfaat Teh Hijau yang Bagus untuk Kesehatan

Cacar Air

Penyakit penyebab gatal berair terakhir adalah cacar air. Cacar ini, umumnya muncul pada usia anak hingga dewasa dengan gejala bintik merah yang berisi cairan dan terasa gatal. Biasanya, Anda akan mengalami sakit kepala disertai dengan demam dan lemas. Cara penanganan cacar air dengan mengkonsumsi makanan bergizi yang lembuh dan air yang cukup.

Selain itu, Anda juga diajurkan tidak menggaruk luka meski terasa gatal. Saat anda mengalami gatal berair, sebaiknya pastikan air dari gatal itu tidak menyebar ke bagian kulit lainnya. Pastikan pula handuk, pakaian dan perlengkapan lainnya tidak digunakan bersama orang lain. Itu dilakukan untuk menghindari penularan gatal berair.

Nah, itulah penyakit penyebab gatal berair dan cara mengatasinya. Jika Anda mengalami kulit yang gatal disertai dengan benjolan yang berisi cairan, sebaiknya periksakan ke dokter.

About admin

Check Also

6 Manfaat Minyak Adas, Bisa Meningkatkan Kesehatan Anda!

Sumbersehat.com – Manfaat minyak adas cukup bagi bagi kesehatan dan pengobatan beberapa penyakit. Awalnya, minyak adas terkenal karena khasiatnya dalam menjaga kesehatan pencernaan. Untuk memperoleh minyaknya, perlu dilakukan proses penyulingan biji adas yang sudah matang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *