Info Bansos Hari Ini, Berita Tersangka Korupsi Bantuan Sosial Covid 19

jejakblog – Dana bansos merupakan bagian dari program bantuan presiden yang diluncurkan oleh pemerintah kepada masyarakat Indonesia yang terdampak kondisi pandemi Virus Corona. Namun, bantuan sosial ini ternyata menuai banyak polemik dan permasalahan kompleks, baik dari calon penerima bantuan maupun para penyalurnya.

Korupsi dana bantuan sosial merupakan salah satu info bansos hari ini yang tengah ramai diberitakan. Update terbaru, yaitu pada hari Rabu, tanggal 24 Februari 2021, Mensos serta dua tersangka kasus korupsi bansos Covid 19 ini menjalani sidang dakwaan. Lantas, bagaimana informasi selengkapnya? Simak pemaparan berikut ini.

Awal Mula Isu Kasus Korupsi Terungkap

Perkara awal terkait info bansos hari ini seputar masalah korupsi dana bantuan sosial, yaitu adanya paket sembako di Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia pada tahun 2020. Paket tersebut bernilai sekitar Rp 5,9 Triliun. Selain itu, juga terhitung adanya total kontrak sejumlah 272 kontrak dalam dua periode.

Mensos Juliari Batubara menunjuk beberapa rekannya secara sepihak dalam melaksanakan proyek penyaluran bantuan Covid 19 ini. Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) juga mengungkapkan bahwa terdapat kesepakatan harga untuk tiap-tiap paket yang disetorkan kepada Kemensos melalui Matheus. Harga yang disepakati adalah sebesar Rp 10 ribu per paket sembako.

Baca Juga:  4 Cara Mendapatkan Beasiswa Tahfidz 2021 Ampuh! Wujudkan Impian Sekolah Tinggi

Dugaan Korupsi Dana Bantuan Sosial Oleh Mensos Juliari Batubara

Info bansos hari ini adalah mengenai kasus korupsi dana bantuan Covid 19 yang dilakukan oleh Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara. Saat ini, KPK tengah menahan Mensos Republik Indonesia tersebut terkait dugaan suap bansos masyarakat terdampak Covid 19 untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

KPK menahan Juliari Batubara selama dua puluh hari mulai tanggal 6 hingga 25 Desember 2020 bersama tersangka lainnya, yaitu inisial AW. AW merupakan salah satu Pejabat Pembuat Komitmen dalam proyek bansos Covid 19 ini. Ada pula enam orang lain, diantaranya MJS, HS, AIM, WG, sekretaris Kemensos SN, serta pegawai swasta yaitu SJY.

Berjalannya Penyelidikan Hingga Penetapan Sebagai Terdakwa dan Mendapat Ancaman Hukuman Mati

Beredarnya isu kasus terkait penyalahgunaan dana bansos Covid 19 yang dilakukan oleh Menteri Sosial, pemerintah sangat mendukung proses penyelidikan dari pihak KPK sampai kasusnya dapat terselesaikan dengan tuntas. Dalam hal ini, Komisi Pemberantas Korupsi berhasil menyelidiki kasus suap ini hingga Juliari Batubara resmi ditetapkan sebagai terdakwa. Simak informasi berikut terkait usaha KPK ketika memberantas korupsi di Indonesia.

Penyelidikan Kasus Korupsi Dana Bantuan Covid 19

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menginformasikan tentang pengembangan kasus korupsi pengadaan bansos wilayah Jabodetabek tahun 2020. KPK menyebutkan bahwa pengembangan kasus ini dilakukan dengan menetapkan waktu untuk penyelidikan baru dan melakukan penelusuran keterlibatan berbagai pihak bersama dengan Menteri Sosial.

Baca Juga:  Simak, 5 Cara Dapat Beasiswa Pascasarjana 2021 ! Ikuti Trik Ini

KPK akan melakukan pendalaman kasus, yang dimulai dari awal pengadaan bansos. Korupsi dana banpres menjadi salah satu topik dari info bansos hari ini. Para penyidik akan menelusuri pihak-pihak penyalur bantuan dan mengenai kewajaran jumlah dana yang akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19.

Pengembangan Kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial Covid 19

Info bansos hari ini mengenai kasus korupsi bantuan sosial yang dilakukan oleh Menteri Sosial, Juliari Batubara, saat ini masuk pada proses pengembangan. Informasi-informasi perkembangan kasus tersebut telah didapat pada tahap penyidikan dan juga rekonstruksi pada tanggal 1 Februari 2021, tepatnya pada hari Senin.

Sebelumnya, penyidik KPK telah melakukan proses rekonstruksi tahapan pemberian dugaan suap tersebut. Sepuluh tahap pemberian uang dengan jumlah-jumlah yang bervariasi sudah terungkap dalam proses rekonstruksi tersebut. Pihak KPK menarik informasi dari hasil rekonstruksi tersebut dengan menarik kesimpulan secara menyeluruh dari belakang ke depan.

Proses Sidang Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial Covid 19

Terkait Info bansos hari ini, dua tersangka korupsi bansos kini tengah menjalani proses sidang lanjutan dengan keputusan hakim, yakni sebagai terdakwa, tepatnya pada Rabu, 24 Februari 2021. Dua orang terdakwa kasus korupsi dana bantuan sosial Covid 19 tersebut diantaranya Ardian Iskandar M dan juga Harry Van Sidabukke.

Baca Juga:  Akses eform.bri.co.id Bansos, Segera Cek Daftar Penerima BPUM

Sebelum proses sidang kedua terdakwa tersebut, jaksa KPK sudah menyerahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 16 Februari 2021. Ternyata dua terdakwa itu diduga menjadi pemberi suap kepada mantan Menteri Sosial, yaitu Juliari Batubara. Keduanya dijerat pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Tipikor Juncto, pasal 64 ayat 1.

Ancaman Eksekusi Hukuman Mati Bagi Terpidana Korupsi

Info bansos hari ini terkait kasus suap tidak main-main. Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, menyatakan bahwa pelaku korupsi akan mendapatkan ancaman hukuman mati. Hal tersebut berlaku bagi siapapun, termasuk pemerintahan yang tergabung dalam anggota Kementerian Republik Indonesia.

Presiden Joko Widodo juga sudah menyampaikan bahwasanya akan menghormati secara bijaksana mengenai proses hukum yang sedang dilakukan oleh pihak KPK. Beliau juga tidak akan melindungi siapa saja yang terlibat dalam kasus suap ini. Dalam hal ini, pemerintah harus bersikap konsisten memberikan dukungan kepada KPK sebagai upaya dalam mencegah dan memberantas korupsi.

Demikian pemaparan mengenai info bansos hari ini. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi pembaca. Anda bisa menjadikannya sebagai pelajaran berharga kedepannya, terutama untuk masyarakat Jabodetabek yang merasakan dampak akibat penyelewengan dana bantuan sosial oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

About Admin

Check Also

Beasiswa S1 hukum di Indonesia

Ingin Mendapat Beasiswa S1 Hukum di Indonesia, 6 Syarat Ini Harus Dipenuhi

jejakblog – Beasiswa S1 hukum di Indonesia memberikan kesempatan yang terbuka lebar bagi calon mahasiswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *