Bansos BPJS Ketenagakerjaan Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya

jejakblog – Pemerintah resmi membuka bansos BPJS Ketenagakerjaan pada Agustus 2020. Bantuan ini berupa uang tunai senilai 600 ribu rupiah, yang ditujukan pada para pekerja swasta dan buruh yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan BPJS ketenagakerjaan disalurkan melalui dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada bulan Agustus-September. Sementara tahap kedua dilaksanakan bulan November-Desember 2020.

Disebutkan bahwa bantuan BPJS Ketenagakerjaan masuk ke dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020. Bansos BPJS Ketenagakerjaan diadakan guna menyejahterakan pekerja maupun buruh pada masa pandemi Covid-19. Anda tertarik? Simak beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi.

bansos BPJS Ketenagakerjaan
bansos BPJS Ketenagakerjaan

Apa Saja Syarat Penerima Bansos BPJS Ketenagakerjaan?

Syarat mendapatkan bansos BPJS Ketenagakerjaan terbilang cukup mudah. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2020, bansos ini diberikan kepada karyawan swasta maupun buruh yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap perusahaan. Selain itu, pekerja swasta dan buruh juga harus memenuhi beberapa ketentuan persyaratan sebagai berikut:

Berstatus Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang Dibuktikan Dengan Adanya NIK

Syarat pertama yang harus dipenuhi untuk memperoleh bantuan sosial BPJS Ketenagakerjaan yaitu, penerima merupakan Warga Negara Indonesia. Anda bisa membuktikannya dengan menyerahkan KTP. Bagaimana jika belum memiliki KTP? Jangan khawatir, Anda dapat melihat Nomor Induk Kependudukan yang tertera pada KK Anda.

Baca Juga:  Ingin Lanjut Kuliah? Inilah 5 Beasiswa Kuliah S2 Di Indonesia 

Apabila KTP dan KK Anda hilang, Anda dapat mengurusnya terlebih dahulu kepada pihak yang berwajib. Beberapa dokumen juga perlu dilampirkan untuk mengurus prosesnya. Sebelumnya, Anda harus menyertakan surat pengantar untuk diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai tanda bukti kehilangan dokumen penting.

Merupakan Peserta Aktif Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Anda dapat melakukan pengecekan melalui empat cara. Pertama, yaitu melalui aplikasi BPJSTK mobile yang dapat diunduh melalui android maupun iOS. Kedua, melalui website resmi BPJSTKU. Website resmi yang dimaksud ialah  sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Anda bisa melakukan registrasi terlebih dahulu pada website tersebut.

Apabila Anda masih merasa kesulitan, Anda bisa melakukan pengecekan melalui pesan singkat (SMS). Anda cukup mengirimkan pesan singkat ke nomor 2527 dengan mengetikkan format DAFTAR(spasi)SALDO#NomorKTP#NAMA#Tanggal lahir#Nomor Peserta. Jika Anda masih bingung dengan ketiga cara tersebut, Anda dapat menggunakan cara yang keempat. Yaitu mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Kepesertaan Aktif Hingga Bulan Juni 2020

Syarat bagi calon penerima bantuan sosial selanjutnya yaitu aktif dalam kepesertaan. Status BPJS Ketenagakerjaan dapat berubah menjadi nonaktif, apabila Anda mengajukan resign pada suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan, perusahaan sudah tidak memiliki tanggungan untuk membayar iuran bulanan BPJS Ketenagakerjaan Anda.

Baca Juga:  Begini Cara Cek Bansos UMKM Dengan Mudah 2021

Tidak perlu khawatir apabila BPJS Ketenagakerjaan nonaktif. Anda dapat mengaktifkan kembali dengan cara mendaftarkan sebagai peserta mandiri, ataupun Anda memperpanjang status BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan yang baru. Untuk melakukan pengaktifan kembali, Anda dapat mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan membawa berkas yang diperlukan.

Aktif Dalam Membayar Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Syarat selanjutnya juga sangat penting untuk Anda penuhi. Perusahaan biasanya secara otomatis akan membayarkan iuran bulanan program jaminan sosial ketenagakerjaan karyawannya. Besaran iuran yang dibayarkan disesuaikan dengan besar upah yang diterima oleh karyawan maupun buruh.

Apabila perusahaan Anda tidak membayarkan iuran bulanan BPJS Ketenagakerjaan, maka Anda dapat melakukan pembayaran mandiri melalui e-payment bank ataupun aplikasi-aplikasi yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu aplikasi resmi dari BPJS Ketenagakerjaan yang bisa digunakan yaitu BPJSTKU.

Mempunyai Rekening Bank yang Masih Aktif

Persyaratan yang kelima untuk memperoleh bansos BPJS Ketenagakerjaan yaitu memiliki rekening bank yang masih aktif. Jika Anda belum memiliki rekening bank atau rekening Anda sudah tidak aktif, maka Anda perlu membuka rekening baru pada bank tertentu  yang menjadi kepercayaan Anda.

Untuk membuka rekening baru, Anda cukup membawa persyaratan yang diperlukan, yaitu KTP, materai 6000 rupiah, serta uang untuk setoran awal. Setoran awal sendiri disesuaikan dengan kebijakan dari masing-masing bank. Setelah persyaratannya terpenuhi, sekarang Anda bisa mendatangi customer service bank untuk membuka rekening baru.

Baca Juga:  Simak 5 Cara Dapat Beasiswa di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)! Ragam Beasiswa yang Ditawarkan

Bukan Karyawan BUMN dan PNS

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan bahwa penerima Bansos BPJS Ketenagakerjaan yang diprioritaskan adalah karyawan biasa dan buruh, bukan ditujukan untuk karyawan BUMN maupun PNS. Hal tersebut dikarenakan karyawan BUMN dan PNS sudah memiliki tunjangan tersendiri.

Mengapa demikian? Kebijakan tersebut guna penyaluran dana bantuan dapat tersalurkan secara merata kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Ditambah lagi, jumlah pekerja swasta yang memiliki upah dibawah 5 juta rupiah sebanyak 13,8 juta pekerja, sehingga ekonomi yang masih perlu diberdayakan masih cukup banyak.

Tidak Terdaftar Sebagai Peserta Penerima Program Kartu Prakerja

Sebelum adanya bansos BPJS Ketenagakerjaan, sejak bulan April 2020 pemerintah telah meluncurkan program Kartu Prakerja terlebih dahulu Tujuan dari program Kartu Prakerja sendiri yaitu untuk para karyawan maupun buruh yang terdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid 19.

Apabila Anda sudah menerima bantuan dari program Kartu Prakerja, maka Anda tidak diperkenankan untuk mengikuti bansos BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut dikarenakan pemerintah ingin menyejahterakan perekonomian secara merata kepada masyarakat Indonesia melalui program-program bantuan dana sosial yang telah dilakukan.

Sebagai tambahan, Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan mengatakan bahwa bantuan ini tidak masuk dalam APBN tahun 2021. Karena pemerintah saat ini sedang berfokus pada pelaksanaan program kartu prakerja. Demikian informasi mengenai persyaratan mendapatkan bansos BPJS Ketenagakerjaan. Gunakanlah bantuan tersebut dengan bijak dan hati-hati.

About Admin

Check Also

4 Cara Mendapatkan Beasiswa MEXT Ampuh! Wujudkan Impian Sekolah Tinggi

jejakblog – Beasiswa MEXT adalah idaman para mahasiswa, bahkan sejak masih di tingkat SMU. Tentu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *